Lembah Baliem terletak di pegunungan Jayawijaya, Papua. Lembah yang tak kalah serunya dari tempat wisata Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan ini berada di ketinggian 1600 meter diatas permukaan laut. Lembah yang ini adalah tempat yang terjaga keasriannya dengan dikelilingi pegunungan. Kondisi alam tersebut membuat tempat ini menjadi tempat yang memiliki iklim sejuk serta pemandangan alam yang indah. Sebagai layaknya tempat di dataran tinggi, Lembah Baliem memiliki suhu yang cukup dingin. Pada malam hari, suhu di sekitar kawasan ini dapat berkisar antara 10 hingga 15 derajat celcius. Lembah ini dikenal sebagai tempat tinggal salah satu suku asli papua, yaitu suku Dani. Suku dani tidak sendirian mendiami kawasan lembah ini, suku Yali dan suku Lani juga tinggal berdampingan di lembah yang sama.
Lembah Baliem membentang dengan panjang 80 kilometer dan lebar mencapai 20 kilometer. Lembah ini ditemukan secara tidak sengaja pada ekspedisi ketiga zoologi Richard Archbold pada tahun 1938. Pada tanggal 21 Juli lembah yang juga dikenal dengan sebutan Grand Valley ini ditemukan oleh penerbangan Belanda ang kemudian mulai di eksplorasi sedikit demi sedikit. Lembah Grand Valley juga merupakan salah satu tempat tujuan wisata nasional yang menarik dan wajib untuk anda kunjungi jika anda seorang pecinta travelling. Sejak ditemukan, Lembah ini telah menjadi tempat tujuan wisata yang dibuka secara terbatas dan biasanya akan ramai dikunjungi pada saat peringatan Festival Lembah Baliem.
Festival Lembah Baliem pada awalnya adalah merupakan acara perang antar suku. Acara ini telah digelar lama oleh suku Dani, Lani, dan Yali sebagai tanda dan lambang kesuburan dan kesejahteraan. Sebuah pertunjukan yang menununjukan kekuatan antarsuku yang tentunya sangat menarik untuk anda nikmati. Untuk lebih membuat pertunjukan menarik, sengaja diberikan skenario pemicu peperangan, sehingga pertunjukkan yang diampilkan terlihat lebih nyata. Jika anda ingin mengunjungi Lembah Baliem, anda harus menuju Jayapura terlebih dahulu. Setelah itu anda harus melanjutkan perjalanan udara menuju Wamena, dengan menggunakan jasa penerbangan Trigana, MAF, AMA, Yajasi, Manunggal Air, atau dengan pesawat Hercules. Untuk mencapai tempat ini, anda harus benar – benar mempersiapakan uang serta perbekalan yang cukup banyak. Namun, walau pun anda harus mengeluarkan uang dan perbekalan yang banyak, keindahan dari lembah ini akan membuat anda merasa puas dan setara atau bahkan lebih dengan apa yang sudah anda keluarkan untuk mencapai ke tempat ini. Jadi, tidak ada salahnya bagi anda pecinta wisatawan yang sedang memburu tempat-tempat indah di Indonesia untuk mengunjungi tempat wisata Lembah Baliem di Papua ini.
Tampilkan postingan dengan label wisata di sulawesi tanah toraja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata di sulawesi tanah toraja. Tampilkan semua postingan
Senin, 03 Oktober 2016
Minggu, 02 Oktober 2016
wisata di sulawesi tanah toraja
Sebagai salah satu tempat tujuan wisata, Tana Toraja memiliki banyak obyek wisata yang tidak kalah serunya dari tempat wisata Gunung Bromo di Jawa Timur. Buntu Kalando, Pallawa, Londa, Kete Kesu, Batu Tumonga, dan Lemo adalah beberapa obyek wisata di Tana Toraja yang sangat menarik untuk dikunjungi. Buntu Kalando adalah museum tempat menyimpan benda – benda prasejarah peninggalan kerajaan Sangalla’. Pallawa adalah salah satu tempat tongkonan atau rumah adat yang berada diantara pohon – pohon bambu di puncak bukit. Dekorasi khas Toraja sangat terlihat dari ornamennya seperti tanduk kerbau dan bentuk rumahnya. Pallawa terletak sekitar 12 kilometer dari Rantepao. Londa adalah salah satu tempat tujuan wisata paling favorit di Tana Toraja. Londa terletak di sebelah selatan Rantepao dan hanya berjarak sekitar 5 kilometer saja. Londa adalah jajaran bebatuan curam yang menjadi tempat makam khas Tana Toraja. Terdapat lubang – lubang dan gua yang berfungsi untuk tempat meletakkan peti jenazah sesuai dengan stratanya dalam masyarakat.

Tana Toraja adalah salah satu tempat tujuan wisata favorit bagi wisatawan Indonesia maupun internasional. Salah satu yang menarik dari Tana Toraja adalah sukunya. Suku Toraja adalah ikon dari tempat ini. Suku Toraja mendiami daerah pegunungan. Dalam kesehariannya, masyarakat Toraja memiliki gaya hidup yang khas, Austronesia yang masih asli. Budaya seperti ini juga hampir sama terjadi dalam kebudayaan suku Nias.

Tana Toraja adalah salah satu tempat tujuan wisata favorit bagi wisatawan Indonesia maupun internasional. Salah satu yang menarik dari Tana Toraja adalah sukunya. Suku Toraja adalah ikon dari tempat ini. Suku Toraja mendiami daerah pegunungan. Dalam kesehariannya, masyarakat Toraja memiliki gaya hidup yang khas, Austronesia yang masih asli. Budaya seperti ini juga hampir sama terjadi dalam kebudayaan suku Nias.
Langganan:
Postingan (Atom)